Thursday, October 18, 2018

NOEMI 'MENYUBLIM" PRESS RELEASE





NOEMI “MENYUBLIM”
PRESS RELEASE

Hampir setahun setelah rilis single kedua “Vagabond” kini Noemi, band Indiepop asal Yogyakarta, merilis single ketiga sekaligus lagu berbahasa Indonesia pertama mereka  yang berjudul "Menyublim". “Lagu ini menggambarkan keinginan seseorang untuk melepaskan diri dari sesuatu (atau bahkan seseorang) yang sebenarnya tidak baik untuk dirinya,” kata Ady sang vokalis dan teman baik dari Daneto Danerdon sebagai pembuat lirik.

Lirik puitis pada lagu “Menyublim” dikemas secara syahdu oleh Noemi sebagai interpretasi atas kejadian masa lalu yang dialami oleh Daneto. “Sebagai curahan hati atas perasaan depresi serta himbauan untuk melepas hal-hal yang sekiranya dapat membuat menderita, hubungan yang toxic maupun ketergantungan terhadap obat-obatan,” ungkap Daneto kepada Noemi ketika memberikan materi liriknya sebelum dijadikan sebuah lagu yang utuh.

Lagu yang tidak pernah absen dari penampilan panggung Noemi sejak tahun 2015 ini direkam di Soda Pop Records dan Interest Studio Yogyakarta sebagai pendahuluan sebelum dirilisnya album perdana Noemi. Adapun untuk mixing dan mastering dikerjakan pula di Soda Pop Records oleh Elmo Ramadhan.

Noemi bekerja sama dengan Shutterbeat Official dari Surabaya untuk pembuatan video lyric “Menyublim” yang telah diunggah di laman Youtube. Flyingpants lab dari Ruang Gulma Yogyakarta juga berperan dalam pembuatan artwork dalam single ini. Tentunya single ketiga dari Noemi ini juga bisa dinikmati di beberapa platform digital seperti Spotify, Joox, iTunes dsb.

Noemi (@playnoemi) merupakan band yang berasal dari Yogyakarta beranggotakan Ady Ekayana (Vocal), Nudia Muntaza (Gitar), Adha M Lauhil (Bass), Garit Bhian (Drum), Pandhu Vandhita (Violin).
‘Menyublim’ bisa didengarkan di beberapa kanal digital pada tanggal 19 Oktober 2018


CP: AmmarAbdurrohman Latif
@olski_ @ORKESpensilAlis @playnoemi @korekayu_
085652007080 | @PakdheGamol

 
VIDEO LIRIC : NOEMI "MENYUBLIM"  


ON YOUTUBE 
 

 
Menyublim

Dia lelahku dan harap dipuja
Rasuki jiwaku bukan dengan mantra
Berlari berharap tuk dikejar,
Ku sembunyi dan tak mau mencari

Denganmu hanyalah nestapa
Terbuai dalam ribuan makna cerita

Dan aku kelabui kalbu
Bergantung pada harapan semu
Kau buat jelaga di otak
Kau tumbuhkan sel kanker di dalam tubuhku

Denganmu hanyalah nestapa
Sengsara dan tak membawa nikmat

Yang dia lalui resapi
Yang dia temukan kucari
Aku bukanlah orang yang bisa kau tertawakan seenaknya

Karena denganmu hanyalah nestapa
Sengsara dan tak membawa nikmat


Noemi Menyublim Detail

Title: Menyublim
Artist: Noemi
Album: -
Genre: Pop
Lyric: Daneto Danerdon
Composer: Ady Ekayana, Adha M Lauhil, Nudia Muntaza, Garit Bhian, Pandhu Vandhita
Year: 2018



Monday, October 31, 2016

PENTAS MUSIK AKHIR TAHUN PRESS RELEASE SING#4 SINGGAH DAN BERCENGKERAMA



PRESS RELEASE SING#4
Dengan slogan “The Best Community Radio in Yogyakarta”, Magenta Radio mencoba melakukan branding dengan mengadakan sebuah event yang bernama SING #4. Pentas  musik akhir tahun SING#4 yang bertajuk “Singgah dan Bercengkerama” mengusung konsep yang berbeda di tahun 2016 ini, yaitu dengan menyatukan penikmat musik folk dengan suasana perkotaan dan juga mendekatkan para penikmat musik dengan suasana yang lebih intim.

SING#4 akan hadir pada 18 November dan bertempat di Taman Parkir FIP UNY lantai 3, dengan menampilkan band indie dari Bandung dan Yogyakarta yaitu Mr Sonjaya, Olski, Rubah di Selatan dan Alur Maju. Bagi band asal bandung, Mr Sonjaya,  ini adalah pertama kalinya mereka akan tampil di Yogyakarta. Untuk menikmati acara ini tidak usah khawatir, karena acara ini “FREE WITH INVITATION” jadi untuk yang akan menonton cukup mengambil invitasi di Magenta Radio UNY Student Center UNY lantai 3.

Untuk Infrmasi lebih lanjut :

Twitter            : @magentaradio

Instagram        : magenta.radio

CP                   : 0878 3978 1384


Monday, October 17, 2016

LoveDiary Band



LOVEDIARY



Lovediary berdiri pada tanggal 14 february 2013 di Surabaya Indonesia  berawal dari pertemuan Amar dan Dedy yang merupakan teman satu sekolah SMK yang memiliki kecintaan pada musik dan bercita2 menjadi musisi profesional namun pada saat itu belum memiliki personil. Kemudian mereka memutuskan mencari personil. Pada saat itu amar yang menjadi anggota ukm musik di kampusnya bertemu dengan selo kemudian mengajak bergabung di bandnya Selo merupakan gitaris yg sering mengisi di setiap acara kampus. Kemudian Selo mengajak temannya yaitu Isai untuk mengisi drum dan Tofan untuk rythem untuk bergabung,kemudian mereka ber 5 sepakat untuk berkumpul di sebuah kafe seni diSurabaya dan membicarakan untuk membentuk sebuah band. Genre yang berbeda yang disukai oleh setiap personil menjadi topik pembicaraan Selo yang menyukai genre pop jazz,Tofan dengan genre blues, amar yang lebih suka ke pop punk,Isai dan Dedy memiliki kesamaan di genre pop rock.

Dan mereka bersepakat untuk membentuk genre musik pop alternative yang unsur musiknya bisa di padukan satu sama lain.Dan mereka sepakat memberi nama band nya  Lovediary,yang berarti catatan cinta dari nama itu mereka berharap agar  setiap orang yang mendengar karyanya bisa menuliskan catatan cinta di hati. Teman2 yang menyukai lovediary mereka sebut Diaryku.

Kemudian mereka mulai latihan dan mencari event dari panggung pensi,kafe,event amal,yang ada di surabaya dan jawa timur. Kemudian mereka menciptakan lagu yang bertema tentang cinta dan nasionalisme yang di ciptakan  oleh vokalisnya amar dan sudah berhasil merecord 6  buah lagu dengan hits single terpendam rasaku dan temanilah diriku. Setelah itu mereka mengirimkan demo label ke jakarta dan berhasil memikat sebuah label jakarta yaitu Ato Productionnamun di awal jalan menuju panggung musik nasional tofan memutuskan untuk mundur dari Lovediary karena suatu halangan dan Lovediary tetap melanjutkan mimpi dengan empat personil yaitu Amar (vokal ),Dedy (bassit),Selo(gitar),dan Isai (drum).



 Publish by : +Topstarz Media 

KEVIN TANGKAU PRESS RELEASE SINGLE "KAU YANG PALING SEMPURNA"




KEVIN TANGKAU PRESS RELEASE

Single " KAU YANG PALING SEMPURNA"

Kevin Tangkau yang selama ini lebih dikenal “Kevin AFI” yang adalah juara 3 AFI Indosiar tahun 2013.Di ajang kompetisi ini Kevin semakin yakin untuk berkarir di industry musik Indonesia”. Kevin yang adalah anak dari musisi legendaris Indonesia Toar Tangkau yang mendendangkan hits “Adakah Hari Esok” yang sempatnge-hits di tahun 70an ini merilis single perdananya yang merupakan lagu ciptaan ayahnya.
Lagu ini adalahh asil mahakarya dari musisi legendaris yang sudah tidak mungkin diragukan lagi sebagai singer song writer.Penggambaran kesempurnaan cinta begitu mengalir dengan nada-nada yang dibuat Toar Tangkau untuk anaknya tercinta Kevin Tangkau.“KAU YANG PALING SEMPURNA”adalah cerita cinta yang mungkin pernah dialami hamper setiap orang, cinta tulus seseorang kepada kekasihnya yang sangat dipuja sehingga menjadikan kekasihnya tersebut sempurna dimatanya. Tentang bagaimana seseorang begitu memuja seseorang yang sangat dicintainya walaupun jarak yang memisahkan.

“KAU YANG PALING SEMPURNA”merupakan ungkapan yang paling tulus dari seseorang kepadakekasihnya, begitu ujar Toar Tangkau.

Kevin Tangkaupun menyanyikan lagu ini benar – benar sepenuh hati karena selain lagu ini ciptaan ayah tercinta, Kevin pun pernah mengalaminya langsung, ungkap Kevin. Lagu ini juga membutuhkan kedewasaan pendengarnya, namun secara music “KAU YANG PALING SEMPURA” merupakan lagu yang sangat mudah dicerna. Seperti halnya karya-karya Toar Tangkau terdahulu yang easy listening dan ear catching, dapat diprediksi seseorang akan langsung menyukai “KAU YANG PALING SEMPURNA” hanya dalam sekali dengar.

Semoga “KAU YANG PALING SEMPURNA” menjadi gerbang menuju kesuksesan karir Kevin Tangkau di industry musik Indonesia. Dan semoga penikmat musik Indonesia menyukai karya yang memang tidak bias dipungkiri adalah salah satu karya terbaik dari Toar Tangkau sepanjang karirnya bermusik.



Publish by : @TopstarzMedia